Selasa, 11 Juli 2023 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman mengadakan kegiatan Workshop dari baca menjadi karya bertema “Peningkatan Peran Perpustakaan dalam Pertanian Milenial, Peningkatan Budidaya Cabai di Kalurahan Bangunkerto” bertempat di Bangunkerto Village.
Workshop diikuti oleh 40 (empat puluh) peserta perwakilan dari karang taruna, petani milenial, dan pamong kalurahan dengan menghadirkan 3 (tiga) narasumber, yakni Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Abu Bakar, S.Sos, M.Si, Praktisi Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan, Eko Sugianto Ngadiri, SP., dan Akademisi UPN Veteran Yogyakarta, Arif Umami, S.Si, M.Sc.
Pada penyampaian materi, Abu Bakar, S.Sos, M.Si mengatakan bahwa perpustakaan harus berdaya guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sebagaimana adanya program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial di mana peran perpustakaan sebagai agen of change dapat berkontribusi meningkatkan kualitas hidup masyarkat melalui kegiatan yang diselenggarakan.
Selanjutnya, Eko Sugianto Ngadiri, SP. menyampaikan, “Dalam menanam cabai perlu memperhatikan bagaimana membuat tanaman sehat, berproduksi maksimal dan bebas dari hama. Baiknya petani menanam cabai di setiap bulan tanam agar produksi cabai tetap stabil dan petani dapat menemui cabai pada saat harga tinggi maupun rendah”.
Sementara Arif Umami, S.Si, M.Sc mengatakan bahwa untuk memulai budidaya tanaman cabai ada dua hal yang perlu diperhatikan, yakni bibit tanaman yang berkualitas dan cara budidaya yang benar agar tanaman dapat berkembang dengan baik.
Kemudian workshop dilanjutkan dengan melakukan praktek menanam tanaman cabai kedalam polybag. Dengan workshop ini diharapkan masyarakat Bangunkerto lebih serius menanam cabai agar panen yang dihasilkan dapat maksimal.





Baca juga : Bimtek Transformasi Layanan Digital Kearsipan “Implementasi Srikandi”
Leave a Reply