




Sleman — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman menerima kunjungan kerja dari Komisi I DPRD Kabupaten Tegal dalam rangka studi tiru terkait pengelolaan layanan perpustakaan dan kearsipan. Kegiatan ini menjadi ajang berbagi pengalaman dan praktik baik dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Dalam pemaparannya, pihak Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman menjelaskan berbagai program unggulan layanan perpustakaan yang telah berjalan, di antaranya program Jaka Tingkir, Wisata Pustaka, Sleman One Search, OPAC Sleman, Digital Library Corner (DLC), serta kegiatan restorasi arsip. Program-program tersebut dirancang untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap bahan bacaan sekaligus menjaga kelestarian arsip daerah.
Pada sesi diskusi, Komisi I DPRD Kabupaten Tegal mengajukan beberapa pertanyaan, di antaranya mengenai strategi meningkatkan minat baca masyarakat serta bagaimana membangun hubungan antar sektoral dalam pengelolaan arsip.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Tim Kerja Pengelolaan Koleksi Pustaka menyampaikan bahwa peningkatan minat baca dapat dilakukan dengan menyesuaikan pendekatan terhadap karakter generasi saat ini. Upaya yang dilakukan antara lain melalui program Wisata Pustaka, Kunjung Pustaka, serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi literasi. Selain itu, juga dilakukan penerbitan buku internal serta pelestarian naskah kuno sebagai bagian dari penguatan koleksi dan edukasi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Pembinaan Perpustakaan menambahkan bahwa literasi anak zaman sekarang memiliki karakter yang lebih maju dibandingkan generasi sebelumnya. Kebiasaan literasi tidak hanya terbatas pada membaca buku fisik, namun juga melalui berbagai media digital yang lebih interaktif dan mudah diakses. Selain itu, dibahas pula strategi agar perpustakaan dapat terus mengikuti perkembangan zaman agar tidak tertinggal, baik dari segi layanan, teknologi, maupun pendekatan kepada masyarakat.
Terkait pengelolaan arsip, Kepala Bidang Pembinaan dan Pengelolaan Kearsipan menyampaikan bahwa arsip dikelola oleh masing-masing perangkat daerah, khususnya untuk arsip vital yang memiliki nilai penting dan harus dijaga keberlangsungannya. Sinergi antar sektor menjadi kunci dalam memastikan pengelolaan arsip berjalan optimal.
Kegiatan kunjungan kerja ini diakhiri dengan penyerahan souvenir dan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan simbol kerja sama yang baik antara kedua instansi.
Leave a Reply