Selasa, 18 Juli 2023 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman mengadakan kegiatan Workshop dari baca menjadi karya bertema “Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan untuk Peningkatan Ekonomi Keluarga di Kalurahan Sumberharjo Prambanan” bertempat di Bumdes Café Sumber Expresi.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman Dra. Sri Wantini, M.Pd memberikan sambutan sekaligus membuka workshop didampingi oleh Kepala Bidang Perpustakaan Fauzan Darmadi, ST dan Kepala Bidang Kearsipan Dra. Sari Respatiningtyas. Dalam sambutannya Dra. Sri Wantini, M.Pd mengatakan, “Perpustakaan sebagai sumber belajar dan menjadi tempat mendapatkan informasi agar seseorang dapat memiliki kemampuan literasi yang tinggi, menjadikan seseorang kreatif dan menciptakan suatu karya sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga”.
Hadir sebagai narasumber yakni Kasubbag Umpeg Kapanewon Prambanan Sri Ani Windarti, S.Sos, M.IP., Carik Kalurahan Sumberharjo Budi Raharjo, Kepala UPTD BP4 Wilayah VIII Prambanan Budiyanta, S.ST, dan PPL UPTD BP4 Wilayah VIII Prambanan Suharyanta, SP. Workshop diikuti oleh 40 (empat puluh) peserta perwakilan dari LKKal, LPMKal, PKK, Karang Taruna, Petani Milenial, Gapoktan, dan Petani Organik.
Pada penyampaian materi, Budi Raharjo selaku Carik Kalurahan Sumberharjo menghimbau masyarakat agar senantiasa mendukung usaha yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kalurahan Sumberharjo khususnya dalam penyediaan perpustakaan sebagai sumber informasi masyarakat dengan mengunjungi perpustakaan dan menjadikan perpustakaan sebagai tempat mencari inspirasi, terutama yang sesuai dengan tema workshop kali ini yakni pemanfaatan lahan pekarangan.
Kegiatan Workshop Dari Baca Menjadi Karya


Sementara Sri Ani Windarti, S.Sos, M.IP mengatakan, “Pemanfaatan lahan pekarangan menjadi penting digalakkan sebagai solusi membantu masyarakat dalam penyediaan sumber pangan keluarga”. Hal tersebut senada dengan apa yang disampaikan oleh Budiyanta, S.ST yakni pekarangan merupakan sumber pangan keluarga yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam memenuhi gizi anggota keluarganya.
Selanjutnya, penyampaian materi oleh Suharyanta, SP. mengenai food garden dan pengendalian hama secara sederhana di lahan pekarangan. Food garden merupakan konsep urban farming yang memadukan berbagai komponen yang terintegrasi dalam kesatuan kegiatan budidaya, peternakan, hobi, dengan tidak meninggalkan nilai-nilai estetika dan keindahan untuk menghasilkan sumber pangan bagi keluarga. Sedangkan pengendalian hama secara sederhana yang dapat dilakukan mandiri di lahan pekarangan yang dimaksud adalah dengan memafaatkan bahan-bahan yang ada di sekitar dan mudah didapatkan, misalnya penggunaan pestisida nabati yang dapat dibuat menggunakan ekstrak daun nimba, tembakau, mengkudu, brotowali, maupun perpaduan dari beberapa bahan tersebut.
Setelah sesi penyampaian materi, dilanjutkan dengan praktek mencampur media tanam dan praktek menanam beberapa contoh tanaman yang cocok ditanam di pekarangan rumah, diantaranya cabai, terong, lidah buaya dan sereh. Peserta terlihat antusias dan aktif mengikuti workshop hingga selesai. Diharapkan setelah adanya workshop ini, masyarakat dapat lebih memanfaatkan lahan pekarangan rumahnya secara maksimal, sehingga workshop dari baca menjadi karya dapat berkontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.




Baca juga : Workshop dari Baca Menjadi Karya di Bangunkerto Turi
Leave a Reply