DUNIA PERPUSTAKAAN DI ERA PANDEMI COVID- 19
TUNTUTAN ADAPTASI DAN INOVASI

Berikan penilaian Anda untuk meningkatkan pelayanan kami
Sejak kemunculan untuk pertama kalinya di kota wuhan China, virus Covid- 19 telah
meluas di seluruh dunia dan menjadi sebuah pandemi yang hingga kini belum usai. Di
Indonesia sendiri, virus Covid-19 tersebut pertama kali tekonfirmasi pada bulan maret
tahun 2020.
Terjadinya pandemi ini sangat berdampak bagi berbagai aspek kehidupan manusia,
baik dari sisi ekonomi, social, pemerintahan, pendidikan, termasuk dunia perpustakaan.
Semua aktivitas social yang semula dilaksanakan secara langsung menjadi sangat
dibatasi, karena memang dapat menjadi sumber penularan virus. Hal ini tentu memaksa
setiap institusi, khususnya yang bergerak dalam pelayanan kepada masyarakat untuk
dapat beradaptasi dan berinovasi sesuai dengan kondisi yang ada.
Tantangan yang dihadapi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan di Kabupaten Sleman
dalam upaya memberikan layanan di masa pandemic ini hampir sama dengan instansi
lain, di antaranya adalah adanya refocusing anggaran dalam rangka penanganan
pandemi. Berbagai program rutin/tahunan terpaksa harus ditunda atau apabila tetap
dilaksanakan harus beradaptasi dengan tatanan kenormalan baru.
Kenormalan baru tatanan kehidupan baru menjadi kunci untuk tetap eksis dalam
menyuarakan literasi, membumikan gerakan membaca, serta menyebarkan informasi,
dengan konten-konten yang menarik dan bermanfaat bagi masyarakat. Pemanfaatan
teknologi informasi/teknologi digital menjadi salah satu solusi dan bentuk inovasi
layanan agar tetap bisa menjangkau masyarakat sasaran melalui berbagai program
yang sesuai dengan kondisi saat ini.
Sebagai contoh, adanya program LDR (literasi di rumah). Sebuah program penyajian
informasi dengan berbagai tema, mulai yang ringan sampe berbobot, termasuk
informasi terkait pandemic Covid-19 bagaiman penularan, penanganan serta
pencegahanya. Inovasi lain adalah adanya layanan pesan antar buku kepada
pemustaka dan optimalisasi pemanfaatan ebook sebagai sumber referensi yang bisa
dijangkau darimana saja, tanpa harus ke perpustakaan.
Adapun untuk kegiatan pembinaan perpustakaan, selama pandemi ini Perpustakaan
Kabupaten Sleman, tetap melayani pembinaan perpustakaan di OPD seperti sekolah,
desa, atau OPD dilingkungan pemerintah Kabupaten Sleman. Layanan dilakukan
dengan mengotimalkan sistem daring online melalui layanan SMS, Telepon, Whatsap,
atau video call.
Adanya pandemi covid 19 ini merupakan peluang untuk Dinas Perpustakaan dan
Kearsipan Kabupaten Sleman, untuk tetap eksis bertahan membumikan Literasi di
masyrakat. Layanan-layanan online seperti saat ini untuk terus di tingkatkan
intensitasnya, perluas dengan isi konten-konten sesuai kebutuhan masyrakat mulai dari
tips praktis, dongeng untuk anak, juga informasi yang bermanfaat. Harapan saya
pandemi ini akan segera berakhir sehingga perpustakaan dan aktifitas masyrakat
kembali normal.
Setiap kejadian tentu saja akan berdampak negatif tetapi juga menghadirkan nilai-nilai
positif bagi kehidupan manusia semua memiliki hikmah. Hal positif ini tentu akan
menciptakan suatu model baru tatanan kehidupan dengan menyelaraskan dengan
kondisi yang ada. Kemampuan serta kreatifitas untuk mempertahankan diri dengan
melihat peluang juga tantangan yang ada menjadi kunci bagi ketangguhan suatu
institusi dan bagaimana agar tetap bisa berkembang dalam berbagai kondisi.
Berikan penilaian Anda untuk meningkatkan pelayanan kami

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*