SISWA DI SLEMAN HARUS BISA MENJADI PENULIS MUDA BERBAKAT

Aguk Irawan saat menyampaikan latarbelakangnya sebagai penulis novel
Berikan penilaian Anda untuk meningkatkan pelayanan kami

Generasi muda merupakan barisan garda depan dalam mewujudkan kemajuan bangsa dan negara ini. Karya tulis terpublikasi merupakan salah satu indikator aktualisasi dalam kecerdasan berfikir generasi muda. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman bekerjasama dengan Badan Perpustakaan dan Arsip Pemda DIY berusaha menanamkan aktualisasi generasi muda melalui tulisan dan juga semakin meningkatkan publikasi karya tulis generasi muda melalui penyelenggaraan Workshop Karya Tulis untuk Siswa SMA/SMK/MA se-Kabupaten Sleman pada tanggal 11 & 12 April 2017 bertempat di Omah Cemara Sego Pecel Blora dengan alamat Jl. Dr. Radjimin, Sucen, Triharjo, Tridadi, Kec. Sleman, Kabupaten Sleman.

Kepala BPAD DIY yang diwakili oleh Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan, Drs. Bambang Budi Sulistiya, M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan workshop ini adalah untuk memunculkan karya tulis siswa. Peserta berasal dari 10 sekolah di wilayah Sleman, yang terdiri dari 50 orang siswa dan ditargetkan memiliki 50 karya tulis berupa cerpen. 10 tulisan yang terbaik akan diikutsertakan dalam antologi cerpen. BPAD DIY menargetkan kegiatan workshop ini akan diikuti oleh seluruh siswa di DIY dengan total peserta 700 orang dan terbagi dalam 14 kali kegiatan workshop.

Acara pembukaan workshop dihadiri oleh Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan, Drs. Bambang Budi Sulistiya, M.M., Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, Ir. A.A. Ayu Laksmidewi Triastika Putri, M.M., Kepala Bidang Perpustakaan Kabupaten Sleman, Th. Okti Herawati, S.H., dan tamu undangan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman menyampaikan kepada para peserta untuk turut berkontribusi memajukan Indonesia dan berharap dari workshop ini melahirkan penulis-penulis baru.

“Ambil peran ini untuk ikut membantu teman-temannya mendapatkan informasi dan kemampuan menulis, sehingga akan tumbuh penulis-penulis baru sehingga bisa berkontribusi dalam pembangunan SDM di Indonesia,” ujarnya.

Narasumber workshop yang turut diundang diantaranya Aguk Irawan MN, penulis novel terkenal “Haji Backpacker”, Herry Mardianto, S.S., pendiri dan koordinator Sanggar Sastra Indonesia Yogyakarta, Umar Sidik, S.IP., M.Pd., dari Balai Bahasa Yogyakarta, Muhammad Shaleh, S.H., M.M., dari IKAPI DIY, Silvia Renitasari, S.IP., Pustakawan, dan Mahyudin Al Mudra, SH., M.M., M.A., Ketua IKAPI DIY.

Berikan penilaian Anda untuk meningkatkan pelayanan kami

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*