Rabu, 10 November 2021 bertempat di Kampung Flory, Sleman dilaksanakan Forum Komunikasi Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten/ Kota. Kegiatan ini dihadiri oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten/ Kota se-DIY.
Setelah sempat vakum beberapa waktu, Forum Komunikasi Perpustakaan dan Kearsipan kembali dilaksanakan dengan tema “Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial”. Menghadirkan empat narasumber, yaitu; Dra. Monika Nur Lastiyani, MM selaku Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta, Drs. Ali Ridlo, MM selaku Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gunung Kidul, Agung Wibawa, SIP selaku Pustakawan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gunung Kidul, serta Nuradi Indra Wijaya, S.Pd selaku pegiat literasi. Sesi pemaparan materi tersebut dimoderatori oleh Ferry Anggara selaku Duta Baca Daerah Istimewa Yogyakarta.
Secara garis besar materi pada FORKOM kali ini lebih fokus pada transformasi perpustakaan dimana perpustakaan berperan memfasilitasi masyarakat untuk mengembangkan potensi yang dimiliki melalui beberapa pendekatan pelayanan perpustakaan yang berkomitmen meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat pengguna perpustakaan.
Selain itu, juga diadakan pergantian kepengurusan Forum Komunikasi Perpustakaan dan Kearsipan yang tadinya dijabat oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gunung Kidul, beralih pada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta.
Pada kesempatan kali ini sekaligus diadakan penyerahan buku “Gerakan Literasi dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman untuk Keistimewaan Yogyakarta” oleh Dra. Sri Wantini, M.Pd kepada Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten/ Kota se-DIY.
Adanya kegiatan ini, diharapkan dapat terus bersinergi antara Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten/ Kota se-DIY untuk mewujudkan Yogyakarta yang sejahtera.


Leave a Reply