Wajah Baru Ruang Baca Anak Perpustakaan Daerah Kabupaten Sleman

Berikan penilaian Anda untuk meningkatkan pelayanan kami

Perpustakaan umum merupakan lembaga pendidikan bagi masyarakat umum dengan menyediakan berbagai informasi, ilmu pengetahuan, teknologi dan budaya, juga sebagai sumber belajar untuk memperoleh dan meningkatkan ilmu pengetahuan bagi seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu posisi perpustakaan umum dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sangat strategis. Perpustakaan berfungsi melayani semua lapisan masyarakat di semua umur mulai anak kecil, siswa sekolah, mahasiswa, pegawai/guru, dan usia lanjut dalam memperoleh dan meningkatkan berbagai ilmu pengetahuan.

Berbagai jenis layanan kepada masyarakat telah dilakukan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman diantaranya layanan sirkulasi, layanan referensi, layanan pendidikan pemakai, layanan silang layan, layanan fotokopi (jasa reproduksi), layanan anak, layanan kunjung perpustakaan, layanan wisata pustaka, layanan perpustakaan keliling, layanan audio-visual, layanan internet dan koleksi buku digital (ebook Sleman). Dalam rangka meningkatkan layanan kepada masyarakat, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman mulai berbenah dengan mendesign ulang ruang baca anak untuk menarik minat kunjung dan baca sejak usia dini.

Menghadirkan ruang baca anak yang nyaman adalah salah satu cara yang dapat menumbuhkan minat baca anak. Anak-anak tentu tidak dapat langsung membaca ataupun tertarik membaca, namun kehadiran ruang baca dengan konsep yang unik akan menarik minat sang anak untuk berlama-lama bahkan mulai tertarik untuk memilih buku-buku kemudian membacanya. Ruang baca anak di perpustakaan memiliki fungsi penyimpanan, fungsi penelitian, fungsi edukasi, fungsi informasi dan fungsi rekreasi.

Layanan anak di perpustakaan adalah pelayanan yang ditujukan khusus untuk anak-anak. Pelayanan yang diberikan bervariasi, antara lain koleksi buku, mendongeng, membimbing kesenangan membaca, mendidik untuk belajar mandiri, membaca bersama, dan sebagainya. Koleksi anak-anak agak berbeda dengan koleksi orang dewasa. Memilih buku bacaan untuk anak-anak bukanlah tugas yang mudah. Kriteria bacaan anak-anak harus sesuai dengan usia dan tingkat kecerdasannya.

Perancangan furnitur dan aksesoris memperhatikan aspek sirkulasi ruang agar dapat memaksimalkan ruang terbatas sehingga dapat memenuhi kebutuhan anak-anak yang menggunakan ruang baca sekaligus mendukung segala aktifitas yang dilakukan anak pada saat di perpustakaan. Merancang konsep furnitur yang disesuaikan dengan konsep dari perpustakaan anak The Open Book dan menerapkan “reduce, reuse dan recycle” dalam hal pemilihan bentuk, material, serta finishing dalam perancangan. Ruang baca anak dirancang dapat menggambarkan suasana yang mendukung untuk aktifitas seperti belajar, membaca buku, permainan edukatif, melakukan kegiatan seni serta berdiskusi dengan orang tua atau wali atau bahkan dengan teman-teman.

Konsep yang digunakan pada perancangan furnitur dan aksesoris ruang baca anak di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman disesuaikan dengan konsep dari perpustakaan The Open Book yaitu “naturaly fun”, membuat perancangan furnitur dan aksesoris yang ramah lingkungan, bentuk yang organis, menggunakan warna pastel dan dapat memenuhi kebutuhan fasilitas pengguna dalam studi kasus yaitu anak usia 5-9 tahun.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berbeda dengan ruang lainnya, ruang baca anak mengharuskan pengunjung untuk melepas alas kaki sebelum masuk dengan pertimbangan untuk menjaga kebersihan karena ruangan ini dilapisi karpet empuk berwarna-warni cerah dan karpet rumput hijau. Ada juga bantal duduk yang empuk dengan ukuran mini. Sehingga anak dapat duduk atau bahkan tiduran di bantal tersebut. Bukan hanya dari desain rak dan pemilihan warnanya saja, ruang baca  anak ini akan semakin nyaman jika kursi favorit balita ditempatkan di dekat rak buku. Selain ruang baca anak, ada pula halaman luar ruang yang dimaksud sebagai tempat bermain dan membaca bagi  anak.

Jenis layanan anak yang diberikan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman yaitu layanan membaca, bimbingan membaca, layanan referensi anak, mendongeng (story telling) dan pemutaran film edukatif sehingga anak-anak dapat menggali informasi menggunakan fasilitas yang disediakan.

Sistem yang diterapkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman pada fasilitas layanan ruang baca anak adalah sistem fasilitas layanan terbuka dimana pengguna dapat secara langsung memilih, menemukan dan mengambil bahan pustaka yang dikehendaki dan juga dengan meminta bantuan kepada pustakawan agar pengguna dapat menemukan informasi yang diinginkanya.

Tampilan ruang baca anak dengan desain baru diharapkan dapat menarik minat kunjung dan budaya baca anak sehingga upaya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman menuju Kabupaten Cerdas dapat terwujud di tahun 2021.

Berikan penilaian Anda untuk meningkatkan pelayanan kami

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*