Pemerintah Kabupaten Sleman dalam mendukung GERAKAN NASIONAL SADAR DAN TERTIB ARSIP yang diprogramkan oleh pemerintah pusat melalui Arsip Nasional Republik Indonesia dan Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi melalui Gerakan Cinta Arsip Keluarga. Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan melihat bahwa belum membudayanya pengelolaan arsip keluarga dengan baik sebagai hal krusial yang perlu segera dibenahi. Oleh karena itu Kabupaten Sleman melaksanakan kegiatan dalam bentuk Gerakan Cinta Arsip Keluarga “Genta Si-Aga” yang harapannya bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Gerakan cinta arsip keluarga merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Sleman untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terutama keluarga di Kabupaten Sleman dalam mengelola arsip-arsip pribadi keluarganya agar arsip-arsip pribadi tersebut tersimpan dan terpelihara dengan baik serta terhindar dari risiko rusak, hilang, dan pemanfaatan yang tidak benar sehingga hak-hak keperdataan masyarakat terjamin dengan baik.
Gerakan Cinta Arsip Keluarga ini sudah mulai dilaksanakan pada tahun 2016 sampai dengan tahun ini. Adapun sasaran program Gerakan Cinta Arsip Keluarga ini yaitu pada tahun 2016 dilaksanakan di Desa Banyuraden Kecamatan Gamping selanjutnya pada tahun 2017 dilaksanakan di Desa Widodomartani. Kemudian pada tahun 2018 ini dilaksanakan di Desa Sendangadi Kecamatan Mlati.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman memilih dan menetapkan Desa Sendangadi, Kecamatan Mlati sebagai sasaran kegiatan Gerakan Cinta Arsip Keluarga (Gentasiaga) pada tahun 2018 ini adalah karena Desa Sendangadi menjadi perwakilan desa-desa di wilayah Sleman bagian tengah juga potensi masyarakatnya yang cukup terbuka dan proaktif dalam menerima literasi kearsipan secara teori maupun praktek yang kedepannya akan ditularkan kepada warga yang lain melalui kader-kader yang telah dibekali pengetahuan tentang pengelolaan arsip.. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 16 s/d 19 Oktober 2018.

Adapun sebagai informasi bahwa Desa Sendangadi terdiri dari 14 dusun dengan jumlah KK per Juli 2018 sebanyak 5.560 KK. Sedangkan sasaran Gentasiaga ditetapkan untuk 50% warga miskin dan 50% warga non miskin. Adapun perincian Dusun yang menjadi sasaran kegiatan Genta Si Aga di wilayah Desa Sendangadi adalah sebagai berikut:
1. Dusun Mlati Krajan
2. Dusun Mlati Dukuh
3. Dusun Nganti
4. Dusun Mraen
5. Dusun Karanggeneng
6. Dusun Banaran
7. Dusun Mulungan Wetan
8. Dusun Mlati Glondong
9. Dusun Jatirejo
10. Dusun Jongke Kidul
11. Dusun Jongke Lor
12. Dusun Jomblang
13. Dusun Jaten
14. Dusun Duwet
Teknis pelaksanaannya adalah sebelum pelaksanaan pendampingan Genta Siaga diadakan sosialisasi untuk 50 orang kader dengan narasumber dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Sosialisasi bagi para kader Genta Siaga dilaksanakan pada tanggal 16 Oktober 2018, bertempat di Joglo Sendangadi. Adapun jumlah peserta dan undangan 150. Pada Sosialisasi Gentasiaga tersebut, Wakil Bupati, Ibu Dra. Hj. Sri Muslimatun, M.Kes berkenan memberikan sambutan dan membuka secara resmi kegiatan Gentasiaga. Selain itu Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, Ibu A.A. Ayu Laksmideswi Tri Astika Putri, M.M. berserta Sekretaris Dinas, Ibu Dra. Puji Astuti berkenan memberikan sambutan dan materi tentang kebijakan kearsipan di Pemerintah Kabupaten Sleman salah satunya adalah Gentasiaga. Para kader Gentasiaga yang telah diberikan amanah oleh Pemerintah Desa Sendangadi juga akan menerima materi tentang teknis kearsipan secara teori maupun praktek yang disampaikan oleh arsiparis Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yaitu Sunarti, S.Pd. dan Catur Heni Priana, S.S.T.Ars.
Adapun untuk acara pendampingan kepada warga yang menjadi sasaran gentasiaga dilaksanakan pada tanggal 16 – 19 Oktober 2018 pada pukul 19.30 WIB s/d 21.00 WIB yang bertempat di kediaman Ketua Dukuh di masing-masing padukuhan yang menjadi sasaran Gentasiaga. Jumlah Kader sebanyak 70 orang (anggaran dari Dinas 50 orang selebihnya dana dari Desa Sendangadi). Sedangkan jumlah warga sasaran 574 KK terbagi dalam 14 kelompok/dusun. Adapun untuk fasilitas map document keeper yang dibagikan adalah dibiayai APBD dan APBdes yaitu sejumlah 450 dari APBD Kabupaten Sleman dan sisanya sebanyak 124 dibiayai oleh APBDes Pemerintah Desa Sendangadi. Sebagai narasumber dalam kegiatan pendampingan tersebut terdiri dari pejabat struktural dan pejabat fungsional arsiparis Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman.

Leave a Reply