Meminjam istilah Pramuka, jambore yang kurang lebih artinya adalah pertemuan besar para anggota pramuka dalam bentuk perkemahan maka Jambore Literasi yang baru pertama kali diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman pada tanggal 27 – 28 April 2018 bertempat di Desa Wisata Pentingsari, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan dimaksudkan sebagai sebuah pertemuan para pegiat literasi se-Kabupaten Sleman dengan suasana yang menyenangkan, menarik dan penuh persaudaraan. Pemilihan tempat dilatarbelakangi keberadaan beberapa pojok baca di Desa Wisata Pentingsari, yang merupakan usaha mewujudkan wisata literasi yang menjadi potensi lokal dengan harapan bisa meningkatkan daya tarik wisatawan untuk lebih lama tinggal.
Tema Jambore Literasi kali ini sangat menarik, yaitu “ Peran Pegiat Literasi dalam Meningkatkan Minat Baca Masyarakat”. Hal yang mendasari kegiatan ini adalah bahwa gerakan peningkatan minat baca dalam mendukung masyarakat yang berliterasi harus diusung dan dilaksanakan oleh semua pihak. Seperti yang disampaikan dalam sambutan pembukaan oleh Bupati Sleman, Drs. Sri Purnomo, M.Si. bahwa untuk mewujudkan “Smart Regency” perlu didukung oleh masyarakat yang cerdas dan berliterasi, sehingga peran serta aktif semua pihak sangat diperlukan untuk suksesnya gerakan peningkatan minat baca masyarakat. Salah satu peran yang cukup penting adalah dari para pegiat literasi, baik secara sendiri maupun melalui Taman Bacaan Komunitas yang mereka kelola.
Selain membuka acara, bapak Bupati Sleman juga berkenan menyaksikan pengukuhan pengurus Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca Kabupaten Sleman Periode 2018-2022. Setelah acara pembukaan dilanjutkan dengan talk show yang menghadirkan narasumber dari Perpusnas RI, BPAD Pemda DIY, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, Pegiat Literasi Nasional dan Daerah, serta semakin semarak dengan kehadiran Monolog Literasi oleh Dalijo (Angkringan TVRI).

Hari kedua dilanjutkan dengan out bound, eksplorasi desa, tracking, workshop gamelan, wayang suket, kreasi janur serta pembuatan kopi dan umbi-umbian. Jambore Literasi diikuti oleh 150 peserta dari berbagai Pegiat Literasi, Pengelola Perpustakaan Desa, Komunitas, Sekolah, Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB), Karang Taruna, PKK Kabupaten Sleman, dan Pemerhati Perpustakaan. Sebagai rangkaian akhir acara dilaksanakan kegiatan membaca dan menulis di alam terbuka dengan narasumber YB. Margantara (Redaktur Senior Harian Bernas).
Melalui kegiatan Jambore Literasi ini diharapkan akan tumbuh pemahaman, semangat dan komitmen yang sama dari semua pegiat literasi dalam usaha peningkatan dan pembudayaan minat baca dan literasi masyarakat Sleman. Kegiatan Jambore Literasi akan menjadi agenda tahunan yang menjadi ajang pertemuan dan spirit bagi semua pegiat literasi di Kabupaten Sleman sehingga diharapkan akan menjadi kegiatan/program unggulan dalam mendukung peningkatan minat baca, yang pada saatnya juga bisa mengundang pegiat literasi dari daerah lain bahkan pegiat literasi mancanegara.
Leave a Reply