Sleman – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman terus berkomitmen melestarikan arsip melalui kegiatan penelusuran arsip dan wawancara sejarah lisan tokoh-tokoh yang memiliki peran penting dalam perjalanan pemerintahan Kabupaten Sleman. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penelusuran arsip Bupati Kedua Kabupaten Sleman, KRT Prodjodiningrat, yang dilaksanakan pada Kamis dan Senin (16 dan 21 Juli 2026) di kediaman Ken Hastuti Prasetiyasti, ahli waris/cucu KRT Prodjodiningrat, di Padma Residence, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebelumnya, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman juga telah melaksanakan penelusuran arsip Bupati KRT Pringgodiningrat dan KRT Murdodiningrat.
Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Bidang Pembinaan dan Pengelolaan Kearsipan bersama Tim Kerja Pengelolaan Arsip Statis. Selain melakukan penelusuran arsip keluarga, tim juga melaksanakan wawancara sejarah lisan dengan Ken Hastuti Prasetiyasti untuk menggali informasi mengenai perjalanan hidup, pengabdian, serta keberadaan arsip keluarga yang masih tersimpan.
Berdasarkan hasil wawancara, KRT Prodjodiningrat lahir pada tahun 1897 dengan nama kecil Margono. Beliau menjabat sebagai Bupati Kedua Kabupaten Sleman pada periode 1947–1950 dan dikenal sebagai sosok yang memiliki dedikasi tinggi terhadap pemerintahan serta perjuangan bangsa. Pada masa kepemimpinannya, KRT Prodjodiningrat turut berperan dalam penyelenggaraan pemerintahan Kabupaten Sleman pada masa awal kemerdekaan Republik Indonesia.
Keluarga juga menceritakan perjalanan hidup KRT Prodjodiningrat setelah mengakhiri masa jabatannya sebagai bupati. Beliau diketahui pernah bekerja di Pabrik Gula Madukismo dan dikenal sebagai pribadi yang bertanggung jawab, loyal, serta menjunjung tinggi nilai-nilai pengabdian. Selain menggali informasi sejarah, kegiatan ini menjadi langkah awal dalam upaya penyelamatan arsip keluarga yang memiliki nilai kesejarahan. Berdasarkan informasi dari keluarga, masih terdapat sejumlah arsip penting peninggalan KRT Prodjodiningrat yang hingga kini belum ditemukan. Apabila arsip tersebut berhasil ditemukan, keberadaannya akan semakin memperkaya khazanah arsip statis Kabupaten Sleman sekaligus melengkapi sumber sejarah pemerintahan daerah.
Dalam kegiatan tersebut, tim juga melaksanakan alih media terhadap sejumlah arsip milik keluarga, meliputi arsip foto KRT Prodjodiningrat beserta keluarga serta arsip tekstual berupa Serat Kekancingan. Alih media dilakukan sebagai bagian dari upaya pelestarian arsip statis guna menjaga keutuhan informasi yang terkandung di dalamnya sekaligus meningkatkan akses pemanfaatannya bagi masyarakat dan generasi mendatang.
Pada kesempatan tersebut, Ken Hastuti Prasetiyasti menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Sleman dalam upaya pelestarian sejarah daerah. Ia berharap kegiatan penelusuran arsip dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga hubungan antara pemerintah dan keluarga para tokoh daerah tetap terjalin dengan baik, sekaligus memperkaya pengetahuan masyarakat mengenai sejarah Kabupaten Sleman. Melalui kegiatan penelusuran arsip dan sejarah lisan ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman berharap nilai-nilai perjuangan, pengabdian, serta jejak sejarah para pemimpin daerah dapat terdokumentasikan dengan baik sebagai bagian dari memori kolektif daerah yang dapat diwariskan kepada generasi mendatang



Leave a Reply