Perpustakaan menjadi tempat di mana kita bisa menemukan berbagai koleksi bahan pustaka dalam bentuk tertulis, tercetak, maupun terekam. Ini artinya, koleksi yang ada di perpustakaan tidak hanya berupa buku saja.
Perpustakaan Daerah Kabupaten Sleman bertempat di jalan turgo tepatnya di sekitar lapangan denggung. Perpustakaan daerah yang dimiliki oleh Instansi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman. Tentu saja keberadaan perpustakaan dimaksudkan untuk melayani seluruh masyarakat di Kabupaten Sleman pada khususnya dan sebagai suport sistem pendidikan yang ada mengingat jumlah sekolah mulai dari jenjang PAUD, KB, Taman Kanak-kanak sampai jenjang SMP yang ada di Kabupaten Sleman terdapat lebih dari 1000 sekolah tidaklah cukup terlayani dengan keberadaan perpustakaan daerah menetap atau statis. Untuk kenyataan ini maka perlu pelayanan perpustakaan tidak hanya yang menetap tetapi juga yang keliling. Kehadiran perpustakaan keliling ini dapat memudahkan setiap pelajar yang ingin mengakses koleksi di perpustakaan.
Perpustakaan keliling atau sering disebut juga dengan mobil perpustakaan atau perpustakaan berjalan, adalah layanan perpustakaan yanng beroperasi secara mobile. Layanan ini menggunakan kendaraan roda empat (4) sebagai media untuk menjangkau masyarakat di berbagai lokasi. Termasuk daerah terpencil, pedesaan dan komunitas yang kurang akses ke fasilitas perpustakaan konvensional. Berbeda dengan perpustakaan statis, perpustakaan keliling memiliki fleksibilitas tinggi dalam menjangkau target audience yang lebih luas. Mereka datang langsung ke sekolah-sekolah, menyajikan berbagai koleksi buku, majalah dan sumber belajar lainnya, sekaligus mendekatkan layanan perpustakaan kepada mereka yang membutuhkan
Perpustakaan keliling ini merupakan salah satu tujuan sebagai salah satu fasilitas publik dalam memenuhi kebutuhan literasi. Berbagai program dan fasilitas telah dirancang untuk meningkatkan literasi sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Sleman. Namun hal ini belum berimbang dengan antusiasme dan upaya untuk membentuk budaya literasi di perpustakaan khususnya budaya membaca dan menulis. Dari permasalahan itu ditempuh berbagai inovasi dengan melaksanakan berbagai macam kegiatan yang bermuara dari membaca untuk meningkatkan tingkat kegemaran membaca dan literasi di sekolah-sekolah baik siswa sekolah maupun masyarakat. Salah satunya inovasi tersebut yaitu Jaka Tingkir, Jelajah Perpustakaan menuju Literasi yang terkini dan responsif. Inovasi ini bertujuan untuk menarik perhatian bagi siswa-siswa sekolah yang akan mendapatkan fasilitas perpustakaan keliling dengan branding nama yang menarik dan membuat ketetarikan siswa-siswa sekolah di Kabuopaten Sleman. Diharapkan dengan branding nama ini akan meningkatkan kegemaran membaca di Kabupaten Sleman dan memanfaatkan fasilitas perpustakaan keliling dengan menggunakan armada perpustakaan keliling yang dimiliki Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yang telah dibranding dengan nama Jaka Tingkir yang siap dan sigap melayani kebutuhan membaca bagi siswa sekolah yang hadir dengan armada perpustakaan kelilingnya dengan dilengkapi sejumlah koleksi buku supaya masyarakat umum juga mengetahui keberadaan perpustakaan di manapun dengan sekaligus menyuguhkan kegiatan membaca nyaring atau mendongengkan buku-buku bacaan bagi siswa jenjang SD/MI, TK ataupun KB dan PAUD sehingga menambah ragam kegiatan pada perpustakaan keliling ini. Penjelasan selebihnya bisa diunduh disini