Sleman – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pencegahan Kekerasan terhadap Anak yang diselenggarakan oleh Dinas P3AP2KB Sleman pada 19–20 Agustus 2025 bertempat di Floating Resto Sleman. Kegiatan ini bertujuan untuk upgrading knowledge serta meningkatkan pemahaman aparatur dalam mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak, sehingga dapat diterapkan dalam layanan publik, khususnya layanan perpustakaan yang bersentuhan langsung dengan anak. Bimtek diikuti oleh Pustakawan Arif Hidayat, Rika Meitasari, dan Staf Layanan Nazzatul Farhanah.
Bimtek berlangsung selama dua hari. Pada hari pertama, Selasa (19/8), peserta mendapatkan pemaparan dari tiga narasumber, yaitu:
- Prasena Nawak Santi dari Yayasan Abisatya dengan materi Mengenal Pengasuhan Disiplin Positif. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa hukuman bukanlah konsekuensi logis. Sebaliknya, disiplin positif diperlukan agar anak memahami bagaimana berperilaku yang pantas tanpa harus melalui kekerasan.
- Ferry Timur dari Yayasan Abisatya dengan materi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan terhadap Anak. Materi ini membahas konvensi hak anak, Undang-Undang Perlindungan Anak, serta strategi pencegahan dan penanganan kekerasan yang komprehensif.
- FX Ambar Tri Anggara Putra dari Yayasan Samin dengan materi Kebijakan Perlindungan Anak. Ia menekankan bahwa kebijakan menjadi penting karena merupakan tanggung jawab bersama dan dibutuhkan komitmen nyata untuk mencegah serta merespon kasus kekerasan terhadap anak.
Pada hari kedua, Rabu (20/8), peserta melaksanakan praktik dari materi yang telah disampaikan. Di antaranya analisis kasus kekerasan di lingkungan pesantren dan penyusunan solusi (oleh Ferry Timur), latihan membuat solusi perilaku negatif melalui media gambar dan presentasi (oleh Prasena Nawak Santi), serta praktik menyusun kebijakan perlindungan anak yang relevan untuk instansi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sleman (oleh FX Ambar Tri Anggara Putra).

Melalui bimtek ini, peserta mendapatkan bekal pemahaman yang lebih mendalam tentang pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap anak. Pencegahan perlu dilakukan melalui edukasi dan kebijakan yang jelas, sementara penanganan membutuhkan sistem pelaporan yang tegas serta terkoordinasi.
Kegiatan ini membuka wawasan akan pentingnya melindungi anak dari berbagai bentuk kekerasan. Bagi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, hasil bimtek ini sangat relevan mengingat layanan perpustakaan banyak bersinggungan langsung dengan anak-anak. Dengan bekal pengetahuan ini, diharapkan layanan perpustakaan dapat semakin ramah anak serta menjadi ruang yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang generasi penerus.
Leave a Reply