Dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana diamanatkan dalam
Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 maka
perpustakaan sebagai wahana pendidikan, penelitian pelestarian, informasi dan rekreasi,
untuk meningkatkan kecerdasan dan keberdayaan bangsa. Sehingga perpustakaan dapat
memberikan layanan kepada pemustaka yang mendorong tumbuhnya pegiat dan budaya baca
masyarakat.
Saat kondisi pandemi seperti sekarang ini, dengan berbagai keterbatasan,
perpustakaan dituntut untuk berinovasi dalam melayani pemustaka agar tetap dapat
memberikan layanan prima. Layanan perpustakaan harus tetap dibuka dengan memperhatikan
kebijakan yang telah ditetap oleh pemerintah agar perpustakaan tidak menjadi klaster
penularan baru. Kesehatan tenaga perpustakaan dan pemustaka merupakan prioritas utama
yang harus diperhatikan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang berlaku, yaitu
pengukuran suhu, penggunaan masker, penyediaan hand sanitizer, tempat cuci tangan dan
sabun, menjaga jarak, membatasi kapasitas pemustaka, penyemprotan desinfektan dan
karantina koleksi buku yang dikembalikan dari pemustaka.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman tetap memberikan pelayanan
kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Sleman. Pelayanan yang disediakan untuk
masyarakat antara lain :
- Layanan Menetap
Layanan menetap disediakan bagi masyarakat yang ingin meminjam buku dengan
datang sendiri ke Perpustakaan DPK Sleman. Untuk kondisi pandemi saat ini, layanan
peminjaman buku dilaksanakan secara tertutup dengan ketentuan pemustaka tidak
dapat mengambil sendiri buku yang ingin dipinjam, melainkan diambilkan oleh
petugas. - Layanan Kunjung Perpustakaan
Layanan kunjung perpustakaan disediakan sebagai bentuk pendidikan pemakai bagi
pemustaka yang ingin mengenal perpustakaan. Pemustaka akan dibawa berkeliling
perpustakaan dan mendapatkan penjelasan dari pustakawan mengenai fasilitas yang
ada di perpustakaan dan pemanfaatnya. - Layanan Ebook
Perpustakaan harus mengembangkan sumber daya yang mendukung layanan online,
seperti menyediakan layanan ebook. Kondisi pandemi ini mengharuskan perpustakaan
menggunakan media yang memudahkan pemustaka memanfaatkan layanan
perpustakaan tanpa harus datang ke perpustakaan. Pemustaka dapat membaca ebook
dari rumah dengan terlebih dahulu melakukan registrasi dan memenuhi persyaratan
yang telah ditentukan. - Layanan Perpustakaan Keliling
Layanan perpustakaan keliling adalah layanan jemput bola kepada pemustaka.
Layanan ini diperuntukan bagi pemustaka yang berlokasi jauh dari perpustakaan dan
kesulitan untuk datang ke DPK Sleman
Salah satu layanan yang tetap diberikan kepada masyarakat dalam masa pandemi
adalah layanan perpustakaan keliling. Layanan Perpustakaan keliling bekerjasama dengan
perpustakaan sekolah perpustakaan Desa serta Taman baca masyarakat di seluruh wilayah
Kabupaten Sleman. Walaupun pada awal pandemi layanan perpustakaan sempat terhenti
selama beberapa bulan, kini layanan perpustakaan keliling telah beroperasi kembali.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman menyiapkan regulasi baru
dalam pelaksanaan layanan untuk dapat kembali memberikan layanan perpustakaan keliling
kepada pemustaka yang telah melakukan perjanjian kerjasama. Mekanisme layanan
perpustakaan keliling berbeda dengan sebelum terjadi pandemi. Bila sebelumnya pemustaka
dapat langsung meminjam buku dan memilih sendiri di mobil keliling, maka saat ini layanan
peminjaman buku dilaksanakan dengan membatasi kontak dan membatasi kerumunan. Untuk
saat ini layanan perpustakaan keliling dilaksanakan dengan sistem dropping buku, yaitu
dengan mengirimkan buku-buku dalam jumlah tertentu kepada perpustakaan anggota layanan
perpustakaan keliling dan akan diganti dengan buku baru satu bulan kemudian secara rutin.
Dengan system dropping ini, pemustaka dapat meminjam buku ke perpustakaan
sekolah, perpustakaan desa maupun taman baca masyarakat dengan lebih leluasa, karena
waktu yang disediakan lebih lama dan dapat mengurangi kerumunan akibat adanya layanan
mobil keliling. Jenis buku yang dibawakan kebanyakan jenis novel, bacaan anak, agama,
keterampilan serta pengetahuan lainnya. Buku-buku ini diharapkan dapat menutup
kekurangan dari buku pelajaran dan menjadi referensi tambahan bagi masyarakat dan siswa
di sekolah.
Fasilitas yang diberika oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dalam Layanan
Perpustakaan Keliling diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk bisa menggali bakat
dan potensi diri. Dengan sistem dropping buku, masyarakat dapat memperoleh informasi dari
buku yang bervariatif sehingga dapat memotivasi masyarakat untuk gemar membaca dan
mewujudkan masyarakat sebagai pembelajar mandiri menuju Sleman Smart Regency.
Leave a Reply