TANTANGAN BEKERJA DI ERA PENDEMI COVID 19

Berikan penilaian Anda untuk meningkatkan pelayanan kami

Semenjak pendemi covid melanda Indonesia , banyak sekali perubahan yang ada di
Indonesia, Upaya pemerintah Indonesia untuk menekan angka penularan kasus Covid 19
adalah dengan PSBB, Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)
Mikro, PKPM darurat dan lain sebagainya. Dengan adanya PSBB maupun PPKM aktivitas
masyarakat dibatasi, tak terkecuali kegiatan perkantoran.
Kegiatan perkantoran dilakukan dengan Work From Home dan Work From Ofice (WFO),
begitu juga yang berlaku di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, WFH dan
WFO dilaksakan mulai dari 50% WFO dan 50% WFH, maupun 75% WFH dan 25% WFO
sesuai dengan jadwal yang diberlakukan.
Berkerja Work From Home menjadi tantangan tersendiri dalam penyelesaian pelaksanaan
pekerjaan. Subbag Keuangan Perencanaan dan Evaluasi dalam tugasnya menyiapkan bahan
urusan keuangan, urusan perencanaan dan urusan evaluasi dan mempunyai fungsi antara lain
perumusan kebijakan teknis urusan keuamgan perencanaandan evaluasi, pelakasanaan
perbendaharaan, pembukuan dan pelaporan keuangan, pengkoordinasian pelaksanaan kerja,
pelaksanaan kerja serta evaluasi.
Beruntunglah pekerjaan perencanaan, keuangan dan evaluasi terbantu dengan adanya
sistem informasi, sehingga pekerjaan dapat dilakukan dimana saja, asalkan ada jaringan
internet. Sistem informasi untuk keuangan telah ada SIKD, untuk perencanaan ada SIPD,
SIMDALEV, untuk evaluasi ada SIM TEPPA, SAKIP, SIM LPPD, belum lagi yang berkaitan
dengan APBN (DAK) berupa Krisna, OMSPAN.
Selain itu juga Grup WA banyak membatu dalam pelaksanaan tugas di Subbag KPE, baik
itu Grup perrencanaan dan evaluasi, Grup keuangan, Grup DAK, Grup Perencanaan, dan lain
sebagaianya.Grup WA memberikan banyak informasi dalam penyelesaian pekerjaan
Disamping itu google drive/link bit.ly/ yang diberikan oleh Bappeda sangat membantu
dalan tuhgas penyusunan dokumen perencanaan, dalam link tersebut selalu diupdate bahan
panduan dalan penyusunan dokumen perencanaan
Koordinasi selama pendemi banyak dilakukan melalui Grup WA maupun zoom meeting,
sedangkan apabila dimungkinkan diadakan pertemuan dilakukan dalam beberapa tahap, untuk
menghindari kerumuanan, dan selalu menerapkan prokes.
Namun selama pendemi ada ada beberapa kendala dalam penyelesaian pekerjan,
koordinasi hanya bisa dilakukan melalui telepon, WA, sehingga kurang maksimal, karena
beberapa pekerjaan yang tidak bisa dikerjakan sendiri dan membutuhkan koordinasi secara
langsung, koordinasi yang dilakukan kurang efektif, sehingga mengakibatkan pekerjan
terlambat penyelesaiannya.
Work From Home dibutuhkan niat, komitmen dari diri kita sendiri, apabila kita tidak punya
perencanaan, apa yang harus kita kerjakan, bagaimana cara penyelesaiannya, kapan waktu

penyelesaian pekerjaan, maka WFH akan tak berarti, WFH sama saja dengan Work For Home
bukan Work From Home.karena apa? Dirumah kita tidak terbatas oleh aturan seperti dikantor,
kita bisa berkerja sambil menyelesaikan pekerjaan rumah, selain itu juga bekerja dari rumah
suasana kerjanya tidak mendukung, sehingga kita agak kurang termotivasi. Contohlah saya
kalau WFH ada pekerjaan nggak begitu mendesak yang seharusnya dilakukan bisa
diselesaiakan akan ditunda untuk selanjutnya di kerjakan pada waktu WFO, yang pada akhirnya
pada waktu WFO pekerrjaan akan tidak sempurn hasilnya, jangan ditiru ya……Maka
dibutuhkan niat, semangat, komitmen apabila kita bekerja di rumah. Niat dan semangat tersebut
ditumbuhkan pada diri kita sendiri. Kuncinya : niat, semangat dan jangan lupa bahagia.

Berikan penilaian Anda untuk meningkatkan pelayanan kami

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*