Wisata Pustaka ke Candi Prambanan

Rombongan Wisata Pustaka SD Tarakanita Ngembesan Turi Foto Bersama Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
Rombongan Wisata Pustaka SD Tarakanita Ngembesan Turi Foto Bersama Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman

Pada tanggal 9 Februari 2017, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman mengadakan kegiatan wisata pustaka ke Candi Prambanan. Sekolah yang mendapatkan kesempatan untuk mengikuti kegiatan tersebut adalah SD Tarakanita Ngembesan Turi. Kegiatan diawali dengan penjemputan siswa – siswi SD Tarakanita Ngembesan Turi memakai dua bus milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman menuju ke Gedung Perpustakaan Kabupaten Sleman.


Antusias siswa – siswi SD Tarakanita Ngembesan turi sangat besar untuk mendengarkan Sorry Telling yang di bawakan oleh Pustakawan Senior Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, Bapak Sukeri. “Ceritanya seru sekali, jadi lebih gampang ngertinya” ucap Dika, salah satu siswa dari SD Tarakanita Ngembesan Turi.
Para siswa kemudian dipersilahkan untuk membaca buku tentang kisah Loro Jonggrang dan Bandung Bondowoso, kisah ini berkaitan erat dengan Candi Prambanan dan legenda terbentuknya Candi Sewu. Selain membaca secara mandiri, siswa juga diperkenalkan dengan metode Story Telling. Metode ini mempermudah siswa untuk memahami cerita dan karakter – karakter yang ada dalam cerita tersebut. Selain itu metode Story Telling juga membuat imajinasi siswa – siswi lebih berkembang.

Setelah kegiatan membaca dan story telling di perpustakaan, bersama Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Ir. A.A.A Laksmidewi Tri Astika Putri, M.M , Kepala Bidang Perpustakaan, Theresia Okti Herawati, SH , Kepala Seksi Pemberdayaan Perpustakaan Drs. Ign. Yustam Sudrajat, Kepala Seksi Pengembangan Sistem dan Pelayanan Perpustakaan Yudhiati Dwi Hapsari, S.Sos.MAP, dan beberapa staf dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, rombongan siswa – siswi SD Tarakanita Ngembesan Turi melanjutkan kegiatan wisata pustaka ke obyek wisata Candi Prambanan yang terletak di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Propinsi Jawa Tengah.

Di dalam kompleks Taman Wisata Candi Prambanan terdapat sebuah museum yang menyimpan berbagai temuan benda bersejarah purbakala. Museum ini terletak di sisi utara Candi Prambanan, antara candi Prambanan dan candi Lumbung. Museum ini dibangun dalam arsitektur tradisional Jawa, berupa rumah joglo. Koleksi yang tersimpan di museum ini adalah berbagai batu-batu candi dan berbagai arca yang ditemukan di sekitar lokasi candi Prambanan; misalnya arca lembu Nandi, resi Agastya, Siwa, Wishnu, Garuda, dan arca Durga Mahisasuramardini, termasuk pula batu Lingga Siwa, sebagai lambang kesuburan.

Replika harta karun emas temuan Wonoboyo yang terkenal itu, berupa mangkuk berukir Ramayana, gayung, tas, uang, dan perhiasan emas, juga dipamekan di museum ini. Temuan Wonoboyo yang asli kini disimpan di Museum Nasional Indonesia di Jakarta. Replika model arsitektur beberapa candi seperti Prambanan, Borobudur, dan Plaosan juga dipamerkan di museum ini.

Setelah selesai menikmati pemandangan Candi Prambanan dan Candi Sewu, mengelilingi Museum, Siswa Siswi SD Tarakanita Ngembesan Turi juga mendapat kesempatan untuk melihat sejarah candi Prambanan dalam bentuk film documenter di ruang audiovisual di sebelah Museum Candi Prambanan.

Kesempatan ini tentu saja sangat bermanfaat bagi siswa – siswi, selain menambah wawasan juga menambah pengalaman mereka tentang Candi Prambanan dan Candi Sewu. Bahkan mereka pun antusias sekali untuk membuat laporan tentang kunjungan mereka sebagai tugas dari Bapak Guru.

Be the first to comment

Tinggalkan pesan