Rapat Koordinasi Pengelola Arsip Bagi Arsiparis dan Pengelola Arsip pada Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Sleman

Kamis, tanggal 25 Juni 2020 Dinas Perpustakaan dan Kerasipan Kabupaten Sleman menyelenggarakan Rapat Koordinasi pengelola arsip Bagi Arsiparis dan Pengelola Arsip  Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Sleman bertempat  di Aula Unit I Kabupaten Sleman

Karena masih dalam Kondisi Pandemi Covid 19 Rapat Koordinasi diselenggarakan dengan menggunakan protokol kesehatan, dari 48 Perangkat Daerah se-Kabupaten Sleman, peserta  dibagi menjadi 3 (tiga) tahap, yakni tanggal 25, 26 dan 29 Juni 2020. Peserta duduk dengan menerapkan physical distancing dan menggunakan masker. Rapat Koordinasi dihadiri oleh Arsiparis, Pengelola Arsip Perangkat Daerah dan Pengelola Arsip Unit Pelaksana Teknis (UPT).

Rapat Koordinasi pengelola arsip dibuka oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, Ibu Dra. Sri Wantini, M.Pd. yang didampingi oleh Dra. Sari Respatiningtyas selaku Kepala Bidang Kearsipan sekaligus menjabat sebagai Plt. Sekretaris Dinas.  Kepala Dinas menyampaikan bahwa dalam rangka mewujudkan terciptanya tertib arsip sebagai budaya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman perlu dukungan SDM  yang kompeten, tanggungjawab dan komitmen  yang tinggi di bidang kearsipan, untuk itu Arsiparis dan Petugas Pengelola Arsip  pada  Perangkat Daerah  se-Kabupaten Sleman ditetapkan dengan Keputusan Bupati Sleman Nomor: 33 /Kep.KDH/A/2020, tanggal 27 April 2020 untuk mendukung pengelolaan arsip di lingkungan Perangkat Daerah masing-masing  baik di Unit Kearsipan maupun di Unit Pengolah dapat berjalan secara optimal sesuai dengan ketugasannya.

Beliau juga menyampaikan bahwa dalam Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 7 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Kearsipan, pada Pasal 38 Ayat (1) menyebutkan bahwa Pemerintah Daerah menyediakan  sumber daya manusia yang terdiri atas arsiparis dan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan profesionalisme di bidang kearsipan. Akan tetapi dari Hasil Analisis Jabatan Pemerintah Kabupaten Sleman, bahwa Kabupaten Sleman membutuhkan 51 Arsiparis dan saat ini baru ada 21 arsiparis, sehingga masih ada kesempatan untuk mengisi kekurangannya.  Hal tersebut sebagaimana telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 42 Tahun 2018 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Fungsional Melalui Penyesuaian/Inpassing dan kemudian ditindaklanjuti dengan Peraturan Kepala ANRI Nomor 5 tahun 2019 tentang Cara Pengangkatan PNS Dalam Jabatan Fungsional Arsiparis Melalui Penyesuaian/Inpassing .

Pada kesempatan ini pula Kepala Bidang Kearsipan menyampaikan bahwa kendala/ permasalahan pengelolaan kearsipan yang ada di Kabupaten Sleman harus segera dibenahi yang berkaitan dengan Kebijakan, sumber daya manusia, sistem pengelolaan arsip, sarana prasarana kearsipan dan anggaran, apabila semua itu terpenuhi maka akan tewujud tertib arsip sebagai budaya di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman.

Pertanyaan Peserta Rapat Koordinasi Dalam Sesi Diskusi
Penyampaian Materi Oleh Kepala Bidang Kearsipan
Penerapan Social Distancing Dalam Pelaksanaan Rapat Koordinasi

Be the first to comment

Tinggalkan pesan