Pustakawan dan Tenaga Perpustakaan Sleman Ikuti Bimtek Perpustakaan dari PERPUSNAS RI

Upaya untuk memperkuat peran perpustakaan umum dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, meningkatkan kemampuan literasi serta mengurangi kemiskinan akses informasi di masyarakat, Perpustakaan Nasional RI menyelenggarakan program Bimbingan Teknis untuk Pustakawan dan Tenaga Pengelola Perpustakaan.

Di Yogyakarta, kegiatan berlangsung di Grand Dafam Rohan Hotel, Jalan Janti No. 336, Gedongkuning, Banguntapan, Bantul, D.I. Yogyakarta. Kegiatan Bimtek tersebut dilaksanakan pada Kamis-Jumat, 2-3 Mei 2019 dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD)  Pemda DIY, Dra. Monika Nur Lastiyani, M.M. Bimtek yang diikuti sebanyak 200 peserta, yang terdiri dari pengelola perpustakaan sekolah, perpustakaan desa, pengelola TBM, dan perwakilan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan tiap Kabupaten/Kota di Yogyakarta.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Sleman mendelegasikan dua pustakawan, Arif Hidayat dan An Nisa Fitri. Selain itu dikirimkan juga Pengelola Perpustakaan Desa sebanyak 15 orang, Pengelola TBM 3 orang, dan  Perpustakaan Sekolah sebanyak 8 orang.

Dalam sambutannya, Kepala Perpustakaan Nasional RI, M. Syarif Bando, M.M. yang dibacakan oleh Pustakawan Ahli Utama Perpusnas RI, Subeti Makdriani, mengatakan pengelolaan perpustakaan secara professional sesuai kebutuhan zaman mutlak dilakukan.

Pustakawan atau Pengelola Perpustakaan hendaknya memiliki kapabilitas sebagai penyaji informasi, dituntut berdedikasi pada bidangnya dan memiliki inovasi serta kreasi memberikan layanan terbaik kepada pemustaka.

Tujuan diadakannya Bimtek Tenaga Perpustakaan dan Pustakawan adalah untuk meningkatkan kemampuan dalam mengelola perpustakaan. Harapannya pengelola perpustakaan terus bisa melakukan perubahan, memberikan kemudahan akses informasi, mengedukasi masyarakat dalam memanfaatkan layanan perpustakaan, berperan aktif dalam meningkatkan literasi untuk kesejahteraan dan mengadvokasi masyarakat dalam pengembangan perpustakaan.

Be the first to comment

Tinggalkan pesan