Pencanangan Kalurahan Jogotirto Sebagai Rintisan Desa Gemar Membaca (RDGM)

Sarasehan Rintisan Desa Gemar Membaca di Aula Kalurahan Jogotirto Kapanewon Berbah, Kabupaten Sleman

Sleman -16 November 2020, Pencanangan Kalurahan Jogotirto sebagai Rintisan Desa Gemar Membaca (RDGM). Acara diselenggarakan di Aula Kalurahan Jogotirto Kapanewon Berbah. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mendorong meningkatkan minat dan budaya baca di wilayah Kapanewon Berbah khususnya Kalurahan Jogotirto. Acara ini di hadiri oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, Panewu Berbah, Lurah dan pamong kalurahan, sekolah, komunitas, serta pegiat literasi di Kapanewon Berbah.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, Dra. Sri Wantini, M.Pd menyampaikan apresiasinya atas dicanangkannya Kalurahan Jogotirto sebagai Rintisan Desa Gemar Membaca, beliau berharap agar gerakan tersebut mampu mendorong minat dan budaya baca masyarakat setempat. Selain pencanangan Rintisan Desa Gemar Membaca di Kalurahan Jogotirto ini juga dilakukan pengukuhan pengurus Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Kapanewon Berbah yang terdiri dari perwakilan setiap kalurahan di wilayah Kapanewon Berbah, meliputi Kalurahan Jogotirto, Kalurahan Sendangtirto, Kalurahan Tegaltirto, dan Kalurahan Kalitirto. Selain dari kalurahan, pengurus GPMB Berbah juga berasal dari sekolah, PKK, perpustakaan masyarakat, TBM, karang taruna dan unsur masyarakat yang lain. Pelantikan dilakukan langsung oleh ketua Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Kabupaten Sleman, Nuradi Indrawijaya, S.Pd.

Pengukuhan Pengurus Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Kapanewon Berbah

Pada puncak acara, digelar sarasehan bertema “Transformasi (Pelayanan) Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Menuju Kesejahteraan Masyrakat”. Sarasehan ini menghadirkan empat narasumber yaitu Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, Dra. Sri Wantini, M.Pd yang memaparkan tentang Kebijakan Pengembangan Perpustakaan di Kabupaten Sleman; Lurah Jogotirto, Arum Setiya, S.Pd memaparkan tentang Peran Perpustakaan Desa Sebagai Pusat Literasi Menuju Kesejahteraan Masyarakat; Panewu Berbah, Wildan Solichin, S.IP., MT yang membawakan materi Pengembangan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial;  dan Budayawan, Agus Sukino, S.Sn dengan materi Peningkatan Minat Baca Menuju Budaya Literasi Berbasis Inklusi Sosial. Sarasehan ini dimoderatori oleh Pustakawan Dinas Perpustakaan dan Kaersipan Kabupaten Sleman, Khoirul Azizi, SIP.

Sarasehan Rintisan Desa Gemar Membaca

Adanya transformasi pelayanan perpustakaan berbasis inklusi sosial ini diharapkan semakin memudahkan akses informasi, peran perpustakaan sebagai penguat literasi di masyarakat, mampu mendorong minat dan budaya baca, serta meningkatkan kompetensi masyarakat sesuai dengan kondisi sosial budaya sekitar. Selain itu transformasi pelayanan perpustakaan berbasis inklusi sosial memberikan efek langsung terhadap meningkatnya kesejahteraan sosial ekonomi budaya masyarakat di Kapanewon Berbah.

Be the first to comment

Tinggalkan pesan