Kebijakan Baru Perpustakaan Keliling Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman

Dalam rangka meningkatakan minata baca siswa di sekolah Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman memberikan layanan Perpustakaan Keliling ke sekolah-sekolah di Kabupaten Sleman yang menjadi peserta Perpustakaan Keliling. Layanan Perpustakaan Keliling ini diberikan kepada sekolah-sekolah yang belum memiliki perpustakaan atau perpustakaan yang ada belum dapat dimanfaatkan dengan optimal. Sehingga kehadiran perpustakaan keliling dapat mengakomodir kebutuhan minat baca siswa di sekolah. Kriteria selanjutnya adalah jarak, jarak yang dimaksud adalah jarak antara sekolah dengan Perpustakaan Sleman yang cukup jauh sehingga menjadi penghalang bagi siswa mendapatkan akses informasi di Perpustakaan Sleman maka diberikan fasilitas dengan perpustakaan keliling yang akan datang ke sekolah.

Selama ini, pelaksanaan perpustakaan keliling sudah berjalan di 84 titik Sekolah. Perpustakaan Keliling dilaksanakan setiap hari Senin, Selasa,Rabu, dan Sabtu. Dengan menggunakan 3 buah armada setiap armada melaksanakan kunjungan di 2  (dua) sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan oleh 2 petugas dengan komposisi satu driver dan satu pustakawan.

Pada hari Kamis 9 Januari 2020, Seksi Pelayanan Bidang Perpustakaan melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi Perpustakaan Keliling bersama 84 sekolah peserta perpustakaan keliling bertempat di Gedung Pangripta BAPPEDA Sleman. Rapat ini bertujuan untuk menyampaikan kebijakaan baru perpustakaan keliling sekaligus menyampaikan evaluasi terhadap pelaksanaan perpustakaan keliling, sehingga akan tercipta sinergitas yang baik antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dengan skolah peserta Perpustakaan Keliling. Dengan demikian keberadaan perpustakaan keliling dapat memberikan manfaat bagi pengembangan minat baca siswa sekolah di Kabupaten Sleman.

Kabid Perpustakaan Rahman Subadi, SIP., M.Si bersama Kasi Layanan Perpustakaan Silvia Renitasai, MIP saat memberikan penjelasan.

Kebijakan baru yang disampaikan oleh Kasi Layanan Perpustakaan, Silvia Renitasari, MIP antara lain:

  1.  Setiap sekolah harus memiliki koordinator perpustakaan keliling baik pustakawan atau guru kelas yang akan bertanggung jawab terhadap kegiatan perpustakaan keliling di sekolah tersebut.
  2. Peserta perpustakaan keliling adalah siswa kelas 2,3,4,5.
  3. Durasi perpustakaan keliling kurang lebih 1 jam di setiap sekolah.
  4. Presensi perpustakaan keliling dikoordinir oleh petugas perpustakaan sekolah
  5. Mewajibkan setiap sekolah memiliki buku kendali sirkulasi peminjaman koleksi siswa agar resiko kehilangan buku dapat diminimalisir.
  6. Perlunya komunikasi yang baik antara petugas perpustakaan keliling dengan koordinator atau petugas perpustakaan sekolah agar proses pelaksanaan perpustakaan keliling dapat berjalan dengan baik.
Dra. Sri Wantini, M.Pd memberikan sambutan sekaligus perkenalan

Kesempatan ini sekaligus menjadi ajang perkenalan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman Ibu Dra. Sri Wantini, M.Pd. untuk berkenalan dan memberikan motivasi kepada Pengelola Perpustakaan Sekolah dalam meningkatkan minat baca. Dan kehadiran Perpustakaan Keliling sekaligus menjadi pembinaan bagi perpustakaan di sekolah, karena tidak selamanya perpustakaan keliling akan membersamai sekolah. Sehingga diharapkan perpustakaan sekolah mampu menunjukkan eksistensinya dalam menunjang minat baca siswa di sekolah.

Be the first to comment

Tinggalkan pesan