Guru TK di Kabupaten Sleman Tingkatkan Teknik Mendongeng

Story Telling dibawakan oleh Pustakawan Senior Bapak Sukeri

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman menyelenggarakan Workshop Mendongeng/Bercerita bagi guru TK. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 16 Maret 2017 bertempat di ruang rapat widyapustaka. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, Ir. A.A. Ayu Laksmidewi T.P., M.M membuka acara dimaksud dan dalam sambutannya beliau menekankan manfaat dan kekuatan mendongeng bagi anak, diantaranya mengasah daya pikir dan imajinasi, menanamkan berbagai nilai dan etika, serta dapat menumbuhkan minat baca anak. Peran guru sangat strategis dimana setiap yang dilakukan dan diucapkan guru akan diingat betul oleh anak-anak hingga usianya dewasa. Serta adanya anggapan bahwa Guru adalah orangtua kedua bagi anak-anak. Keberadaan Perpustakaan sebagai sarana informasi dan rekreasi merupakan fundamen untuk membangun literasi bagi anak-anak.

 

Kegiatan workshop ini menghadirkan narasumber yang sudah berkecimpung di bidangnya yakni Kak Bimo dari Sanggar Berkisah yang menyampaikan teori mendongeng dan teknik bercerita. Sesi pertama dengan materi metode vokal dan gesture. Kak Bimo memberikan contoh pelafalan vokal bunyi-bunyian seperti suara tembakan, helikopter yang melintas di udara, dan sebagainya. Kemudian di sesi berikutnya peserta diberikan satu boneka tangan untuk memperagakan materi vokal dan gesture yang disampaikan Kak Bimo di sesi pertama tadi. Para peserta mempraktikkan dengan bermacam cara dan juga ceritanya. Di sesi evaluasi Kak Bimo menyinggung tentang gaya bercerita keseluruhan peserta yang rata-rata masih perlu ditingkatkan lagi mengenai teknik bercerita, pemilihan cerita, dan lain-lain.

Narasumber kedua yakni Bapak Anas Mubakkir yang membawakan materi Upaya Penanaman Nilai Budaya Melalui Mendongeng. Bapak Anas mencontohkan dalam cerita Kancil dan Buaya, terdapat filosofi kebaikan yang dapat diceritakan kepada anak.

 

Be the first to comment

Tinggalkan pesan