Ecoprint Pounding Masih Menarik Peserta Workshop Gerakan Cinta Membaca Menghasilkan Karya (Genta Cahaya)

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman pada hari Kamis, 21 November 2019 menyelenggarakan kegiatan Genta Cahaya di Balai Desa Condongcatur, Depok, Sleman. Ecoprint Pounding masih menarik pemustaka untuk dipraktekkan khususnya bagai ibu-ibu karena cukup mudah dilakukan dan hasilnya menarik.

Acara workshop dibuka oleh Kepala Bidang Pengembangan Sistem dan Pelayanan, Drs. R. Nur Rochmad, MUM didampingi narasumber Hastuti Setyaningrum, S.Pd. dan Irna Rianingrum, S.Pt. dari Perpustakaan Komunitas Wijaya Kusuma serta Kepala Seksi Pengembangan Sistem dan Pelayanan Perpustakaan, Yudhiati Dwi Hapsari, S.Sos., M.AP.

Peserta dengan antusias mengikuti acara workshop dan suasana semakin semarak ketika Bupati Sleman, Drs. Sri Purnomo, M.Si. dan Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, Arif Haryono, S.H. melihat praktek dan hasil ecoprint yang dilakukan ibu-ibu peserta workshop. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sleman didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, Camat Depok, Kepala Desa Condongcatur dan beberapa jajaran terkait meresmikan gedung Perpustakaan Pustakaloka Desa Condongcatur dan pencanangan Desa Condongcatur sebagai Rintisan Desa Mandiri Gemar Membaca serta pengukuhan Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Kecamatan Depok).

Ecoprint adalah salah satu teknik membuat motif di kain dengan memanfaatkan bahan-bahan alam yang ada di sekitar kita seperti daun, bunga dan bagian tumbuhan yang lain. Salah satu teknik yang paling mudah yaitu teknik pounding yaitu dengan cara memukul-mukul daun yang sudah disusun sedemikian rupa di kain sampai mengeluarkan pikmen warna alami (getah) dari daun tersebut.

Be the first to comment

Tinggalkan pesan