Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Menjadi Lokus Field Evaluation Gerakan Menuju 100 Smart City

Dalam rangka terwujudnya Kota Cerdas (Smart City) di Indonesia, Kementerian Kominfo bekerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR, Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, Kementerian PAN dan RB dan Kompas Gramedia menyelenggarakan Program Gerakan Menuju 100 Smart City bagi 100 Kota/Kabupaten terpilih, salah satu diantaranya adalah Kabupaten Sleman.

Dalam rangka evaluasi Gerakan Menuju 100 Smart City  di Kabupaten Sleman dilaksanakan secara daring dan dikoordinir oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman. Pemerintah Kabupaten Sleman dijadwalkan pada 9-10 Juni 2021. Pada hari pertama, Rabu 9 Juni 2021 dilaksanakan pemaparan tentang evaluasi smart city, manajemen resiko, smart governance, smart branding, smart economy, smart living, smart society dan smart envonment. Kemudian dilanjutkan desk evaluation per dimensi (smart governance, smart branding, smart economy, smart living, smart society dan smart envonment), pembahasan cara melakukan self-assesment smart city, pembahasan pengisian kuesioner kesiapan Pemda untuk memenuhi SNI 37122:2019 dan sosialisasi dan tinjauan lapangan dimensi Smart City.

Pada hari Rabu, 9 Juni 2021 sekitar pukul 14.00 WIB, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman mendapatkan kesempatan untuk melakukan presentasi yang disampaikan oleh Sekretaris Dinas. Pada hari kedua, Kamis 10 Juni 2021, evaluasi dimulai pukul 09.00 WIB.  Untuk tinjauan lapangan dimensi Smart Society di Perpustakaan Kabupaten Sleman dimulai pukul 10.00 – 11.00 WIB. Pembimbing/Narasumber dari Kementerian Kominfo, Bapak Teddy Sukardi, melaksanakan wawancara terhadap PIC (penanggung jawab) dan 5 responden anggota perpustakaan. Para responden ditanya mengenai seputar pelayanan Perpustakaan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan

Be the first to comment

Tinggalkan pesan